Mobirise Web Creator

ULUN DANU TEMPLE

  • Ulun Danu Temple is a Balinese Hindu Temple located at Candi Kuning countryside, Baturiti sub district and Tabanan regency. The distance from Denpasar town is about 50 km north side the way from Denpasar to Singaraja. It is set at lakeside of Beratan with beautiful lake view and hills surround it. It is situated in the plateau area with cool atmosphere surround it and hills as a backdrop. We can find at north side of this temple is Pucak Sangkur mount, in the eastside there is Beratan Mount which also referred as Pucak Mangu or Pucak Pangelengan, in the south side there is Terate Bang Mount and in the Westside there is Tapak Mount and Watukaru Mount.


    The Story and Philosophy 

    The name of Ulun Danu Beratan Temple is taken from the lake where the temple is built at Beratan Lake. The name of Beratan Lake is inseparable with the Beratan Mount as Deity and Goddess as fertility source, prosperity to keep the prosperity in life and society life. In papyrus chronicle of the Mengwi, this temple is referred as the name of Parhyangan ri pinggiring danu Beratan (sanctum located in lakeside of Beratan Lake ). Ulun is come from Hulu word meaning head or power and in this case is intended by Ulun Danu Beratan means power of Beratan Lake that is Danu Goddess. 

    Ulun Danu Beratan Temple is consisted of 4 temples complex that are: 

    • Lingga Petak Temple owns the function to worship the Siwa God

    • Penataran Pucak Mangu Temple is referred this gate as Parhyangan ri pinggiring rawa Beratan or Danu Beratan Temple is founded by I Gusti Agung Putu to worship the Hyang ing Parwata or Deity which is placed in Pucak Mangu that is Bhatara Hyang Danawa as according to papyrus of Padma Bhuwana and Usana Bali, because Mangu Mount is located in north direction, hence it is called the Bhatara Hyang Danawa or Wisnu God

    • Terate Bang Temple is functioning to worship of Brahma God

    • Dalem Purwa Temple is functioning to worship of Danu Goddess which is considered to be miraculous of the Bhatara Hyang Danawa or Laksmi Goddess. 

    In Papyrus Chronicle of the Mengwi is elaborated by the history of Ulun Danu Beratan Temple founding together with existence of the Mengwi Empire. Therefore its status is pertained with the secondhand of Temple Empire what is usually pertained as Dang Kahyangan. It is the same to the description in papyrus of Usana Bali and Padma Bhuwana, hence Puncak Mangu Temple where the Panyawangan (representative place to worship) is the Ulun Danu Beratan Temple. So it is called by entire Balinese residents as Kahyangan Jagat (The Biggest Group of Hindu Temple in Bali ) 

    Temple Ceremony 

    The temple ceremony execution at Ulun Danu Beratan Temple is consisted of two types those are: 

    • The temple ceremony which is executed every six-month (210 days) that on Anggara (Tuesday) Kliwon Julungwangi (Base on Balinese Hindu calendar). Every 12 months (420 days) is executed by the bigger ceremony from the ordinary ceremony, so-called Piodalan Agung

    • Pakelem ceremony is executed at any times as according to situation and condition. The Pakelem ceremony owns the function to worship the supremacy and also cheapness of the infinite for award of life, fertility, prosperity, as impact of the existence of ecosystem balance so that give the benefit for life and universe life forever and ever, during Beratan Lake and Beratan Mount stand up

    Ulun Danu Temple Beratan is opened for Visitors 

    If we look into the location, this temple is located in Beratan lakeside and it was the unique Bali Temple which are now many tourists paying a visit to this place. It is situated in the plateau area and surrounded by cold weather and owns the magnificent view which makes impression for every visitor. It is strategically located beside the main road from Denpasar to Singaraja. It is very easy to locate this temple by following the main road with the good access. You may also join Bedugul Tours or Singaraja Tour to visit this beautiful temple.





  • Pura Ulun Danu adalah Kuil Hindu Bali yang terletak di Candi Kuning pedesaan, Kecamatan Baturiti dan Kabupaten Tabanan. Jarak dari kota Denpasar sekitar 50 km utara sisi jalan dari Denpasar ke Singaraja. Hal ini ditetapkan pada tepi danau Beratan dengan pemandangan danau yang indah dan bukit-bukit sekitarnya. Hal ini terletak di daerah dataran tinggi dengan suasana sejuk mengelilingi dan bukit-bukit sebagai latar belakang. Kita dapat menemukan di sisi utara candi ini adalah Pucak sangkur mount, di sebelah timur ada Gunung Beratan yang juga disebut sebagai Pucak Mangu atau Pucak Pangelengan, di sisi selatan ada Terate Bang Gunung dan di Westside ada Tapak Gunung dan Watukaru Meningkat.


    Cerita dan Filsafat

    Nama Pura Ulun Danu Beratan diambil dari danau di mana kuil dibangun di Danau Beratan. Nama Danau Beratan tidak terlepas dengan Gunung Beratan sebagai Dewa dan Dewi sebagai sumber kesuburan, kemakmuran untuk menjaga kemakmuran dalam hidup dan kehidupan masyarakat. Dalam papirus kronik dari Mengwi, candi ini disebut sebagai nama Parahyangan ri pinggiring danu Beratan (tempat suci yang terletak di tepi danau Beratan Lake). Ulun ini berasal dari kata Hulu berarti kepala atau kekuasaan dan dalam hal ini dimaksudkan oleh Ulun Danu Beratan berarti kekuatan Danau Beratan yang Danu Dewi.


    Pura Ulun Danu Beratan terdiri dari 4 candi kompleks yang:

    • Lingga Petak Temple memiliki fungsi untuk menyembah Tuhan Siwa

    • Penataran Pucak Mangu Temple disebut gerbang ini sebagai Parhyangan ri pinggiring rawa Beratan atau Temple Danu Beratan didirikan oleh I Gusti Agung Putu untuk menyembah Hyang ing Parwata atau Dewa yang ditempatkan di Pucak Mangu yang Bhatara Hyang Danawa sesuai dengan papirus dari padma bhuwana dan Usana Bali, karena Mangu Gunung terletak di arah utara, maka hal itu disebut Bhatara Hyang Danawa atau Wisnu Allah

    • Terate Bang Temple berfungsi untuk menyembah Brahma Allah

    • Dalem Purwa Temple berfungsi untuk menyembah Danu Dewi yang dianggap ajaib dari Bhatara Hyang Danawa atau Laksmi Dewi.

    Dalam Papyrus Chronicle of Mengwi diuraikan oleh sejarah Pura Ulun Danu Beratan berdirinya bersama-sama dengan keberadaan Kekaisaran Mengwi. Oleh karena itu statusnya tergolong dengan bekas dari Temple Empire apa yang biasanya tergolong sebagai Dang Kahyangan. Ini adalah sama dengan deskripsi di papirus dari Usana Bali dan Padma Bhuwana, maka Puncak Mangu Temple mana Panyawangan (tempat representatif untuk ibadah) adalah Danu Ulun Beratan. Jadi yang disebut oleh seluruh warga Bali sebagai Kahyangan Jagat (The Biggest Kelompok Candi Hindu di Bali)


    Upacara

    Pelaksanaan upacara di pura di Pura Ulun Danu Beratan terdiri dari dua jenis yaitu:

    • Upacara candi yang dijalankan setiap enam bulan (210 hari) yang pada Anggara (Selasa) Kliwon Julungwangi (Base di kalender Hindu Bali). Setiap 12 bulan (420 hari) dijalankan oleh upacara besar dari upacara biasa, yang disebut-Piodalan Agung

    • Upacara Pakelem dijalankan sewaktu-waktu sesuai dengan situasi dan kondisi. Upacara Pakelem memiliki fungsi untuk menyembah supremasi dan juga murahnya yang tak terbatas untuk penghargaan kehidupan, kesuburan, kemakmuran, sebagai dampak dari adanya keseimbangan ekosistem sehingga memberikan manfaat bagi kehidupan dan alam semesta hidup selama-lamanya, selama Beratan Lake dan Beratan Gunung berdiri


    Pura Ulun Danu Beratan dibuka untuk pengunjung

    Jika kita melihat ke lokasi, candi ini terletak di Beratan danau dan itu Temple Bali unik yang sekarang banyak wisatawan yang berkunjung ke tempat ini. Hal ini terletak di daerah dataran tinggi dan dikelilingi oleh cuaca dingin dan memiliki pemandangan yang membuat kesan bagi setiap pengunjung. Hal yang strategis terletak di samping jalan utama dari Denpasar ke Singaraja. Hal ini sangat mudah untuk menemukan candi ini dengan mengikuti jalan utama dengan akses yang baik. Anda juga dapat bergabung Bedugul Tours atau Singaraja Tour untuk mengunjungi kuil yang indah ini.

logo-2

------------------------ ACTIVITIES -------------------

Jet Pack

Jet Bike

Underwater Scooter

Bali Water Sport

Quicksilver Cruise

Bounty Day Cruise

Bali Hai Reef Cruise

Bali Horse Riding

Bali Sea Walk


-------------------------- TOUR ---------------------------

Denpasar City Tour

Jatiluwih Tour

Kintamani Tour

Taman Ayun Tour

Ubud Tour

Monkey Forest Sanctuary

Uluwatu Sunset and Dinner

Bedugul Tour

Besakih Tour

Karangasem Tour

Lovina Singaraja Tour


--------------------- ACCOMODATION -----------------

Car Charter

------------------------------- LINKS --------------------------

www.warungsangrai.com

www.simpsonmarine.com

SHARE THIS PAGE!